Postingan

Erangan Erotik di Bilik Suara

Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun yang lalu. Mulai urusan remeh temeh seperti mencetak kertas suara, kotak suara saja nggak becus mengurusnya belum lagi urusan diseminasi logistik tersebut sampai mencapai seluruh penjuru nusantara wow!

Deg Deg Ser Dengan Jurkam

"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah akusendiri mengucek mata beberapa kali namun serasa memang juru kampanye yang satu ini pernah ketemu dengan aku dan mengapa dia ada disana beberapa kali mewakili berbagai macam partai yang sedang jual bacot kehulu kehilir tak tentu ujung pangkal, berbusa busa mulut mengobral janji kepada massa yang hadir di lapangan itu.,

Calon Legislatif

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di bilangan Mangga Besar pun kecipratan rejeki, hampir setiap malam ada saja calon legislatif yang datang berkunjung mentraktir calon pemilih atau sesama mereka melepas lelah mencari hiburan setelah penat seharian berkampanye yang tak tentu juntrungannya ujung pangkal statement maupun program partai bila menang, pokoknya melelahkan.

Brutalnya Satgas

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman.

Awal Kampanye

Awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini.

Kadet Yunior Yang Jadi Sasaran Kebrutalan Kadet Senior

INSPEKTUR / PENGAWAS Sebelum memegang jabatannya yang sekarang Jeremy bertugas di lembaga pendidikan sebagai pengawas atau inspektur. Sebagai inspektur tugas Jeremy antara lain adalah mencegah terjadinya kekerasan di akademi-akademi militer. Kekerasan di lembaga pendidikan militer terjadi dimana-mana di seluruh dunia.Baik di negara maju mau pun di negara yang sedang berkembang. Di beberapa negara tindakan kekerasan ini dibiarkan saja karena dianggap hal yang biasa, bahkan dianggap sebagai sesuatu yang metode yang sangat baik dan sangat diperlukan dalam membentuk para calon anggota militer.

Kejadian-Kejadian di Rumah Doddy Ketika Ia Pergi Umroh

DODDY TEMAN MASA KECIL Doddy adalah temanku sejak kecil.Rumah orang-tua-ku bertetangga dengan rumah orang-tua Doddy.Kami juga bersekolah di Sekolah Dasar yang sama.Hanya saja ketika kami mulai masuk SLTP orang-tua Doddy pindah ke kota lain. Ayah Doddy adalah seorang perwira militer. Pada masa pemerintahan Suharto kaum militer mempunyai kedudukan istimewa dan mereka yang beruntung bisa menjabat apa saja di pemerintahan:wakil presiden, menteri, duta besar, anggota perlemen, gubernur, bupati,walikota,camat,lurah,kepala desa, direktur BUMN, direktur bank pemerintah/swasta, entah apa lagi! Bahkan setelah mereka pensiun mereka dapat diangkat lagi menjadi pegawai negeri sipil dan menjabat jabatan-jabatan penting di pemerintahan.