Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2004

Randra dan Gery, Kakak Adik Asyik #2

You know, ternyata dunia kerja tidak semenyenangkan yang saya kira. Belum seminggu saya bekerja, sudah kurang lebih tiga puluh map yang saya bawa bolak-balik rumah dan kantor. Sampai dua hari yang lalu saya bisa menghitung sampai 27, tetapi sekarang saya hanya bisa mengira-ngira, pokoknya kurang lebih tiga puluh. Sungguh. Sangat. Merepotkan. Jadilah saya duduk di belakang meja tulis, melihat malas ke arah laptop yang, duh, membuat mata saya semakin perih. Jika melihat satu buah map lagi, saya yakin saya akan mengeluarkan isi perut "“ lewat mulut. Saya benar-benar butuh hiburan. Hmmm...

Randra dan Gery, Kakak Adik Asyik

Dua hari setelah birthday-bash kemarin, Mark, Gary dan saya kembali bertemu untuk makan malam. Setelah ngobrol kesana kemari seputar segalanya, Mark dengan muka yang berubah serius bertanya kepada kami berdua. "Ehm, sorry ya, tapi gue harus tanya sama kalian berdua.", saya dan Gary saling pandang, lalu mencondongkan badan sedikit ke depan, ingin tahu kenapa pertanyaan Mark sepertinya sangat serius. "Bener ya, yang kemarin Cella bilang ke gue?", nadanya seperti malu-malu, tetapi tetap mau tahu. "Ha? Cella siapa? Bilang apa?", Gary.